Sosial Media
0
News
    Home Berita Latihan

    Latihan Rutin Ranting Jorong PSHT Cabang Tanah Laut

    "Sebanyak 12 siswa sabuk hijau berkumpul dalam sesi latihan rutin yang digelar pada akhir pekan ini. Bagi para praktisi beladiri, sabuk hijau bukan..."

    2 min read

    Penulis: Findy Alfiansyah | Foto: Findy Alfiansyah, M. Aqeel Attarahman | Editor: M. Ridwan Habibie


    SH Terate Jorong - Di bawah naungan langit sore yang mulai menyendu, derap langkah kaki yang kompak menghantam tanah lapang Ranting Jorong. Suara teriakan lantang "kiai" memecah keheningan, menandakan bahwa belasan pemuda sedang tidak sekadar berolahraga, melainkan tengah meniti jalan disiplin yang panjang.

    Sebanyak 12 siswa sabuk hijau berkumpul dalam sesi latihan rutin yang digelar pada akhir pekan ini. Bagi para praktisi beladiri, sabuk hijau bukan sekadar penanda tingkatan teknis, melainkan fase krusial di mana seorang murid mulai memahami transisi dari teknik dasar menuju pemahaman filosofi bela diri yang lebih mendalam.

    Latihan kali ini terasa istimewa dengan hadirnya empat pelatih yang membawa warna instruksi berbeda. Mas Heri dan Mas Hidayat, dua sosok senior yang dikenal dengan ketegasannya, memimpin barisan depan untuk memantapkan kuda-kuda dan presisi pukulan para siswa.

    Di sisi lain, kehadiran Mbak Silvi dan Mbak Winda memberikan keseimbangan dalam pola pelatihan. Keduanya fokus pada aspek kelenturan dan teknik pernapasan, memastikan bahwa kekuatan fisik yang dibangun para siswa tetap dibarengi dengan ketenangan mental.

    "Konsistensi adalah kunci. Di tingkat sabuk hijau, tantangan terbesarnya bukan lagi fisik, melainkan kejenuhan. Di sinilah mental mereka diuji untuk terus melangkah ke tingkat selanjutnya," ujar Mas Heri di sela-sela instruksinya.

    Ranting Jorong, meski jauh dari hiruk-pikuk pusat kota, terus konsisten mencetak kader-kader yang tangguh. Kehadiran 12 siswa ini menjadi bukti bahwa minat generasi muda terhadap olahraga bela diri tetap terjaga di tengah gempuran distraksi digital.

    Latihan rutin ini tidak hanya bicara soal kompetisi atau medali. Lebih dari itu, ini adalah ruang bagi para remaja di Jorong untuk membangun jejaring sosial yang positif, memupuk rasa persaudaraan, dan yang terpenting: membentuk karakter resiliensi (ketangguhan) yang kini kian mahal harganya.

    Hingga matahari benar-benar tenggelam di ufuk barat, semangat ke-12 siswa tersebut tidak surut. Di bawah bimbingan kuartet pelatih Heri, Hidayat, Silvi, dan Winda, mereka pulang tidak hanya dengan peluh, tetapi dengan keyakinan baru bahwa setiap tetes keringat adalah investasi bagi masa depan mereka sendiri.



    Tim Humas Cabang Tanah Laut

    Tags: #SHterate #PusatMadiun #HumasSHterate #SHTerateCabangTangsel #Medium

    Komentar
    Additional JS